Tahun ini, peringatan Haol menghadirkan nuansa baru. Masyarakat Purwakarta turut menyemarakkan acara melalui penggunaan twibbon yang dibagikan dan dipasang di berbagai platform media sosial sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu ulama besar Nusantara.
Dukungan tersebut juga datang dari dua putra terbaik Purwakarta yang kini mengabdi sebagai perwira tinggi TNI, yakni Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Tri Haryanto, putra Kecamatan Jatiluhur, dan Kolonel Inf. Aditya Mulyadi, putra Kecamatan Purwakarta. Keduanya membagikan twibbon Haol sebagai bentuk pengkhidmatan kepada Syaikh Baing Yusuf.
Brigjen Tri Haryanto sebelumnya menjabat sebagai Komandan Grup B Paspampres RI dan saat ini mengemban amanah sebagai Staf Ahli Tingkat II Panglima TNI. Sementara itu, Kolonel Inf. Aditya Mulyadi bertugas di Kementerian Pertahanan RI sebagai Analis Kebijakan Madya.
Dalam khazanah sejarah Islam Indonesia, masyarakat tentu mengenal KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dan KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Keduanya diketahui berguru kepada Syaikh Nawawi Al-Bantani, sementara Syaikh Nawawi Al-Bantani sendiri berguru kepada Syaikh Baing Yusuf, ulama yang pernah bermukim di Purwakarta.
Pendiri BELA PURWAKARTA (BELPUR), Aa Komara, didampingi Humas BELPUR, Boriel Al-Betsuni, menyambut baik partisipasi Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi. Keduanya merupakan rekan satu angkatan Aa Komara di SMAN 1 Purwakarta (Smansa '95).
"Atensi dari warga Purwakarta yang berdinas di luar daerah, seperti Brigjen Tri dan Kolonel Aditya, sangat penting untuk memotivasi generasi muda agar mencintai kearifan lokal, termasuk mengenal ketokohan Syaikh Baing Yusuf sebagai ikon syiar Islam di Purwakarta," ujar Aa Komara.
Menurutnya, rasa bangga sebagai Urang Purwakarta harus terus dipupuk. Salah satunya dengan mengenang dan menghormati para tokoh yang telah mengharumkan nama Purwakarta melalui karya dan pengabdiannya.
Ia juga berharap para putra daerah yang kini mengemban tugas di berbagai wilayah Indonesia dapat meluangkan waktu untuk hadir dalam berbagai momentum penting di Purwakarta, seperti Haol Syaikh Baing Yusuf, Haol Dalem Sholawat, Haol Dalem Santri, Haol Mama Sempur Plered, maupun peringatan Hari Jadi Purwakarta setiap 20 Juli.
Selain Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi, Aa Komara menyebut masih banyak putra Purwakarta yang telah menorehkan prestasi di institusi TNI dan Polri, di antaranya Brigjen Inf. Rudi Setiawan, Kolonel Inf. Syamsul Alam, Kolonel Inf. Ari Suseno, Kolonel Inf. Deni Eka Gustiana, Letkol TNI AU Bambang Aji Setianegara, Letkol CPM Diki Darmawan, Kombes Pol. Cepi Noval, dan Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin. Sebagian besar di antara mereka telah mengemban amanah sebagai Dandim maupun Kapolres.
Menurut Aa Komara, jejaring komunikasi para putra Purwakarta tersebut masih terjalin dengan baik. Ia berharap suatu saat mereka dapat pulang kampung secara bersamaan untuk menghadiri Haol, Hari Jadi Purwakarta, maupun berbagai momentum yang menguatkan identitas dan kebanggaan terhadap daerah asal.
"Kehadiran mereka juga akan sangat berarti apabila dapat berbagi pengalaman sebagai narasumber dalam Kelas Inspirasi bagi generasi muda Purwakarta. Semoga hal itu dapat memotivasi mereka untuk terus berprestasi, memiliki cita-cita tinggi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif," pungkas Aa Komara.

