PURWAKARTA, eramediapos.com,- Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein menegaskan, bangunan yang berdiri di atas maupun mengganggu saluran irigasi harus ditertibkan. Pemilik bangunan diminta tidak menunggu hingga pemerintah turun tangan melakukan pembongkaran.
Menurut Om Zein, persoalan tersebut bukan semata menyangkut pemanfaatan ruang, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan fungsi infrastruktur irigasi yang manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Ia meminta para pemilik bangunan yang berada di atas saluran irigasi memahami bahwa keberadaan bangunan yang menutup atau menghambat saluran dapat mengganggu kelancaran aliran air.
“Silakan bongkar mandiri sebelum bongkar paksa,” tegas Om Zein.
Pernyataan tersebut menjadi peringatan sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pembongkaran secara sukarela sebelum pemerintah mengambil langkah penertiban sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Om Zein menegaskan, saluran irigasi merupakan bagian dari infrastruktur publik yang harus dijaga keberfungsiannya. Gangguan terhadap saluran berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada kelancaran distribusi air.
“Ini demi kepentingan bersama. Jangan sampai kepentingan pribadi mengorbankan kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah diharapkan terlebih dahulu melakukan pendataan, pemberitahuan dan sosialisasi kepada pemilik bangunan. Langkah tersebut penting agar masyarakat mengetahui status bangunan, memahami ketentuan yang berlaku, serta memiliki kesempatan untuk membongkar secara mandiri.
Namun, apabila setelah diberikan kesempatan masih terdapat bangunan yang tetap berdiri dan terbukti mengganggu fungsi saluran irigasi, pemerintah dapat melakukan tindakan penertiban sesuai prosedur dan kewenangan yang dimiliki.
Bagi Om Zein, penertiban bukan sekadar persoalan membongkar bangunan, melainkan upaya mengembalikan fungsi infrastruktur publik agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.
“Kalau bisa dibongkar sendiri, kenapa harus menunggu dibongkar pemerintah?” pungkasnya.
Reporter : Die
Tags
Kabupaten Purwakarta

