Magspot Blogger Template

Viral Video Diduga Oknum Anggota DPRD Purwakarta Dugem, Pospera Desak BK Ambil Tindakan : Kode Etik Jangan Jadi Pajangan

PURWAKARTA, eramediapos.com- Video yang diduga memperlihatkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Purwakarta tengah menikmati hiburan malam bersama seorang perempuan cantik viral di media sosial.

Kemunculan video tersebut menuai sorotan publik. Pasalnya, sosok dalam video disebut-sebut merupakan salah satu anggota DPRD Purwakarta. 

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas maupun lokasi dan waktu pengambilan video tersebut.

Menanggapi hal itu, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Purwakarta mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Purwakarta untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan klarifikasi serta pemeriksaan terhadap dugaan tersebut.

Sekretaris Pospera Purwakarta,Panuntun Catur Supangkat, menyayangkan beredarnya video yang kemudian dikaitkan dengan seorang anggota legislatif.

Menurutnya, sebagai pejabat publik, anggota DPRD semestinya menjaga sikap dan perilaku, terlebih mereka merupakan representasi masyarakat yang membawa amanah rakyat.

“Kami sangat menyayangkan kalau benar video tersebut memperlihatkan anggota DPRD Purwakarta. Jangan sampai masyarakat hanya disuguhi video viral tanpa ada penjelasan yang jelas,” ujar Catur.

Ia menegaskan, Pospera tidak ingin langsung menghakimi seseorang hanya berdasarkan video yang beredar di media sosial. 

Namun, menurutnya, justru karena adanya dugaan tersebut, BK DPRD perlu turun tangan untuk memastikan kebenarannya.

“Kalau memang bukan yang bersangkutan, silakan diklarifikasi dan dijelaskan kepada publik. Tapi kalau benar, tentu harus ada langkah sesuai aturan dan kode etik yang berlaku,” tegasnya.

Catur menilai, langkah klarifikasi penting dilakukan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat.

Menurutnya, Badan Kehormatan DPRD memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk menjaga marwah serta integritas lembaga legislatif.

“Jangan sampai masyarakat menilai DPRD tutup mata terhadap persoalan seperti ini. BK harus menunjukkan bahwa aturan dan kode etik berlaku bagi seluruh anggota dewan,” katanya.

Pospera juga meminta DPRD Purwakarta memberikan penjelasan secara terbuka apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan fakta terkait video tersebut.

“Ini bukan soal menghakimi kehidupan pribadi seseorang. Yang kami soroti adalah ketika seseorang menyandang status sebagai pejabat publik. Ada etika dan tanggung jawab moral yang harus dijaga,” pungkas Catur.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Badan Kehormatan maupun pihak DPRD Kabupaten Purwakarta mengenai video yang beredar tersebut.

Reporter : Red
Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال